by

Saksi Pembangunan Fahmi-Lukman Jilid-1, Harapan Tokoh Masyarakat Rangas Majene Jilid-2

“dulunya masyarakat rangas takut keluar apabila malam hari karena gelap sekarang sdh bisa dan tidak takut lagi krn sdh ada penerangan jalan walaupun belum sepenuhnya maksimal. Program pemerintah terus digencarkan kedaerah rangas misalnya pembuatan jamban bagi masyarakat pesisir, KoTaKu, kota tanpa kumuh yg bisa dilihat dirangas pabesoang dan rangas barat dulunya merupakan tempat kumuh sekarang memoles diri menjadi kawasan bersih, indah dan nyaman. Itu semua yg membuat mayarakat rangas mendambakan kepemimpinan Fahmi-Lukman jilid 2”, ungkap Marzuki dalam orasinya.

Publiksulbar.com, Majene — Deklarasi Fahmi-Lukman dipelataran gedung Assamalewuang sebelum pendaftaran ke-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majene tampak meriah dan ramai dihadiri Tim Sukses dan 8 (delapan) partai pengusung yang tergabung dalam koalisi assamalewuang. Minggu, (06/9/20)

Partai pengusung yang tergabung dalam gerbong besar koalisi Assamalewuang yakni PPP, Golkar, PDIP, PAN, PKB, PKS, Gerindra dan NasDem.

Ada yang menarik diawal acara, setelah penampilan dari artis penyanyi tibalah saatnya untuk tokoh masyarakat menyampaikan orasi tentang pembangunan selama kepemimpinan Fahmi-Lukman yang dikenal dengan MP3.

Marzuki merupakan salah satu Tokoh Masyarakat Rangas yang berkesempatan membawakan orasi dalam Deklarasi Fahmi-Lukman.

Marzuki secara lugas dan lantang memberikan apresiasi yang begitu mendalam tentang pembangunan diKab. Majene selama kepemimpinan Fahmi-Lukman, jilid 1 (satu), khususnya di kelurahan rangas yang berpenduduk kurang lebih 6.000 jiwa, dimana mereka sudah mendapatkan fasilitas jalan dirangas pabesoang dan rangas barat ,tanggul dipesisir pantai dan penerangan jalan.

Menurut Marzuki, pesisir pantai sebelum adanya tanggul_ dulu adalah tempat pembuangan kotoran dan tempat pembuangan sampah, namun saat ini telah bersih dan tanggul dibuatkan tempat untuk menjemur ikan.

“dulunya masyarakat rangas takut keluar apabila malam hari karena gelap sekarang sdh bisa dan tidak takut lagi krn sdh ada penerangan jalan walaupun belum sepenuhnya maksimal. Program pemerintah terus digencarkan kedaerah rangas misalnya pembuatan jamban bagi masyarakat pesisir, KoTaKu, kota tanpa kumuh yg bisa dilihat dirangas pabesoang dan rangas barat dulunya merupakan tempat kumuh sekarang memoles diri menjadi kawasan bersih, indah dan nyaman. Itu semua yg membuat mayarakat rangas mendambakan kepemimpinan Fahmi-Lukman jilid 2”, ungkap Marzuki dalam orasinya.

Usai menyampaikan apresiasi terhadap pembangunan Fahmi-Lukman diperiode pertama, Marzuki juga menyampaikan harapan kedepan jika pasangan Fahmi-Lukman kembali memimpin_jilid 2 (dua).

“apabila pasangan ini terpilih kembali guna lebih mengefektifkan lagi pembinaan SDM dan pembukaan lapangan kerja, pembangunan keagamaan dan peningkatan insentif kesejahteraan imam mesjid beserta marbotnya, guru ngaji dan tpa,perbaikan jalan dirangas timur dan rangas tammalasu kuncinya bersemangat”, harap Marzuki.

Laporan: Iwan 77

Editor; b/red

Baca juga; https://publiksulbar.com/2020/09/05/tema-cultural-carnaval-millenial-habsi-irwan-menuju-kpu-mamuju/

Baca juga; https://publiksulbar.com/2020/09/06/deklarasi-koalisi-mamuju-tengah-bersatu-siap-menangkan-arta-aja/

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *