by

Sensus Penduduk Online, BPS Mamuju Masih Terkendala Di Daerah Terpencil

“Kami berharap dukungan koordinasi dari Pemerintah Daerah dan sosialiasi dari Kecamatan, Desa Kelurahan hingga RT dan RW,”  ungkap Wisman Nainggolan Kepala BPS Mamuju.

Publiksulbar.com, Mamuju –– Pendataan Online Badan Pusat Statistik Kabupaten Mamuju masih memiliki kendala di lapangan seperti jaringan di daerah terpencil.

“Adapun kendala saat pendataan online seperti jaringan ke Daerah terpencil, masyarakat juga belum terbiasa sistem online dan kurang memperhatikan jadi meskipun ada jaringan kalau masyarakat kurang proaktif itu agak sulit” Kepala BPS Mamuju, Wisman Nainggolan dalam keterangannya di lansir dari media potretrakyat.com

Wisman dalam keterangannya menjelaskan, Kabupaten Mamuju tercatat 21.933 ribu orang atau sebesar 13,48 Persen dari total jumlah penduduk yang mengisi Sensus Penduduk (SP) Online.

Lanjut Kepala BPS Mamuju, pendataan dilakukan dengan dua cara melalui sistem online yang sudah dilaksanakan pada bulan Maret – April namun belum mencakup daerah – daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses internet, dan juga pendataan langsung yang nantinya akan dilakukan pada bulan september 2020 bagi masyarakat yang belum didata online.

“Kami berharap dukungan koordinasi dari Pemerintah Daerah dan sosialiasi dari Kecamatan, Desa Kelurahan hingga RT dan RW,”  ungkap Wisman dalam agenda pemberian penghargaan kepada Bupati Mamuju Habsi Wahid yang berlangsung di ruang kerja Bupati Mamuju. Selasa (18/08/20).

Penghargaan dari BPS Mamuju sebagai bentuk apresiasi kepada Bupati Mamuju atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan dalam suksesi pelaksanaan Sensus Penduduk (SP) Online 2020 yang telah dilaksanakan pada 1 Maret hingga 15 April.

Editor: b/red

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *